Powered By Blogger

Jumat, 14 Januari 2011

teman aku yang meninggal...

aku tak percaya bahwa engkau sekarang telah tiada di samping aku lagi engkau telah pergi meninggal kan aku untuk selamanya engkau telaah meninggal sebuah kenagan manis berama dulu dan sekarang kamu hanya tinggal sebuah ingatan ketika kita bersama bercanda tawa bermain bersama dalam kehidupan sehari* aku tidak akan melupakan semua kenagan terindah bersama mu bercanda tawa bersama mu sungguh di sayangan engkau begitu cepat meninggalkan aku sampe sekarang aku belom percaya bahwa engkau telah meninggalkan untuk selamanya selamat jalan kawan semoga engkau tenang di alam baru mu sekarang doa aku selalu menyertaimu semoga amal ibadah kamu di terima sama allah....







Sobatku,
Ketika aku bicara dengan binar mataku yang seolah selalu menyala, itu karena aku ingin membagi rasa bahagia yang aku punya dengan dirimu. Ingatkah saat-saat kita berdua sering saling berkeluh kesah akan kehidupan ? akan masa lalu .. akan masa datang ... ?? ...

Sobatku,
Bahagiaku adalah untaian mutiara untuk kita pakai bersama
Bahagiaku adalah jalinan sutra India untuk kita kagumi bersama
Bahagiaku adalah emas tanah perdikan untuk kita diami bersama
Bahagiaku, sobat, adalah nyata dan kau pun akan merasakannya sebentar lagi, selang waktu berjalan, tak akan lama, percayalah padaku !!

Sobatku,
Aku mengerti bahwa belati yang dulu pernah terhujam, tajam dan menyayat sembilu, akan meninggalkan perih dan luka tak berkesudahan, namun percayalah akan doaku yang tulus, yang kuberikan untuk dirimu, bahwa pada saatnya nanti ketika mentari berada di ujung cakrawala, kau akan melihat pelangi tersenyum cerah padamu ...

Sobatku,
Telah kukatakan berulang kali padamu, bersabarlah, waktumu kan tiba, pelita abadi seperti dipuncak Merapi kan menyambangi dirimu, gelora gemuruh cinta seperti gulungan ombak laut selatan akan mendatangimu, lantunan lirih langgam lagu tua tentang cinta akan menyapamu setiap pagi. Bersabarlah, waktumu kan tiba sebentar lagi ....

Sobatku,
Kau adalah bagian dari kebahagiaanku, kau adalah cerminan kegembiraan hatiku, kau adalah nuansa riang dalam kehidupanku. Tulus dari lubuk hatiku terdalam, aku berdoa untukmu agar kita dapat mengecap kebahagiaan, kegembiraan dan keriangan bersama, namun aku pun tak kan pernah meninggalkanmu dalam lembah pilu, perih dan sakit ..

Sobatku,
Aku ada untukmu, datanglah kapan pun kau mau, aku selalu membuka pintu hatiku untukmu, selamanya ...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar