Minggu, 30 Januari 2011
hukuman yang tidak adik di negri ini
dimana kah letak keadilan di negeri ini dan di manakah pengak hukum yang ada di negeri ini???
wahai pak polisi republik indonesia jadilah engaku sebagai pengak keadilan di negri ini dengan jujur adil tidak membeda* kan antara kayak dan miskin engkau mebegitu licik sekali engkau begitu tidak adil nya kepada rakyat nya engkau telah mendutaskan janji kamu kepada kami engkau telah tidak adil kepada rakyat biasa sungguh naas bila sorang pengadil di negeri kita ini seperti itu mereka menghukum tidak begitu adil mereka kalau di kasih uang banyak hukuman langsung berkurang terus di kasih penjara yang enak sedangkan kita rakyat biasa tidak bisa pasrah dengan kedaan yang kita punya tidak di kasih yang sama seperti para pejabat...
para pejabat korupsi ratusan milyar hanya di kasih hukuman yang sebentar terus di kasih penjara yang mewah enak dan hanya di denda cuman sedikit padahal mereka sudah mengambil uang rakyat,mereka sudah merugikan negara tapi kenapa mereka hanya di kasih hukuman cuman segitu doanks dimana kah letak keadilan yang ada di negeri ini. para pejabat sudah terlena akan kehidupan dunia mereka besenang* akan harta yang mereka miliki padahal kehidupan dunia itu hanyalah sesaat tidak lama kita hidup akan hidup kekal selama* nya nati di akhirat sungguh naas bila kita sebagai umat mulim masih selalu memikirkan kehidupan dunia yang hanyalah sesaat sadar lah wahai saudara ku sesama umat muslim kembalilah kejalan yang benar jangan terpeleset ke jurang penuh dengan kenistaan jadilanh penegak hukum yang adil jadilah pejabat yang jujur,adil tidak megkorupsi uang rakya..
Hadist riwayat Ibnu Abbas ra.: Dari Humaid bin Abdurrahman bin Auf, bahwa Marwan berkata kepada penjaga pintunya: Hai Rafi`! Pergilah kepada Ibnu Abbas dan katakan: Jika sekiranya setiap orang di antara kita akan mendapatkan siksa karena merasa gembira dengan apa yang telah diperolehnya dan ingin dipuji dengan apa yang tidak dia kerjakan, tentu kita semua akan disiksa. Ibnu Abbas berkata: Apa hubungan ayat ini dengan kamu! Ayat ini diturunkan berkenaan dengan Ahli Kitab. Kemudian Ibnu Abbas membaca: Dan ingatlah ketika Allah mengambil janji dari orang-orang yang telah diberi kitab, yaitu hendaklah kalian menerangkan isi kitab itu kepada manusia dan jangan kalian menyembunyikannya. Ibnu Abbas juga membaca: Janganlah sekali-kali kamu menyangka bahwa orang-orang yang gembira dengan apa yang telah mereka kerjakan dan mereka suka supaya dipuji terhadap perbuatan yang tidak mereka kerjakan. Selanjutnya ia berkata: Nabi saw. bertanya kepada mereka tentang sesuatu, tetapi mereka menyembunyikannya dan memberikan jawaban yang lain kemudian mereka keluar. Mereka merasa telah memberitahukan apa yang ditanyakan kepada mereka dan mengharap pujian dengan itu. Mereka gembira dengan jawaban yang tidak ada sangkut-pautnya dengan pertanyaan..
Langganan:
Posting Komentar (Atom)









Tidak ada komentar:
Posting Komentar